IKASMIN-SS Salurkan 280 Nasi Dos Melalui Program Jum’at Berkah, Wujud Nyata Semangat Fastabiqul Khairat di Perantauan

IKASMIN-SS Salurkan 280 Nasi Dos Melalui Program Jum’at Berkah, Wujud Nyata Semangat Fastabiqul Khairat di Perantauan

Makassar, (05/06) – Di tengah dinamika kehidupan yang terus bergerak, keluarga besar Ikatan Saudagar Minangkabau Sapayuang Sulawesi Selatan (IKASMIN-SS) kembali meneguhkan komitmennya dalam menghadirkan manfaat bagi sesama melalui Program Jum’at Berkah, sebuah gerakan sosial yang lahir dari semangat kepedulian, kebersamaan, dan nilai-nilai kemanusiaan yang tumbuh subur dalam budaya Minangkabau.

Pada pelaksanaan periode Jumat, 05 Juni 2026, sebanyak 280 nasi dos berhasil dihimpun dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut merupakan hasil gotong royong para anggota IKASMIN-SS, para saudagar Minangkabau, serta sejumlah sahabat dan simpatisan organisasi yang secara konsisten mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan.

Program Jum’at Berkah ini merupakan inisiasi dari H. Ferry Tass, S.H., M.Hum., M.Si., Dt. Toembidjo, selaku Dewan Komite Etik dan Pengawasan IKASMIN-SS, yang saat ini juga mengemban amanah sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara. Gagasan tersebut lahir dari keinginan untuk menghadirkan ruang berbagi yang berkelanjutan, sehingga keberadaan IKASMIN-SS tidak hanya menjadi wadah silaturahmi para perantau Minangkabau, tetapi juga menjadi sarana menebarkan manfaat bagi masyarakat luas.

Dalam keterangannya, Ferrytass., Dt. Toembidjo menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh donatur yang telah menghidupkan program tersebut dengan keikhlasan dan kepedulian.

“Jum’at Berkah bukan sekadar berbagi makanan, tetapi tentang bagaimana kita mensyukuri nikmat Allah SWT melalui kepedulian kepada sesama. Saya mengucapkan terima kasih yang tulus kepada seluruh donatur, dunsanak, dan sahabat IKASMIN-SS yang terus membersamai gerakan kebaikan ini. Semoga setiap rezeki yang disisihkan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir serta membawa keberkahan bagi keluarga, usaha, dan pengabdian kita semua,” ungkap Dt. Toembidjo.

Keberhasilan Program Jum’at Berkah periode kali ini tidak terlepas dari dukungan kuat para anggota IKASMIN-SS, khususnya para pemilik Rumah Makan Minang dan pelaku usaha Minangkabau yang tersebar di berbagai daerah. Dengan penuh keistiqamahan, mereka secara rutin menyisihkan sebagian keuntungan usahanya setiap pekan untuk mendukung kegiatan kemanusiaan tersebut.

Semangat fastabiqul khairat atau berlomba-lomba dalam kebaikan menjadi energi yang terus menggerakkan program ini. Tanpa banyak publikasi dan sorotan, para saudagar Minangkabau membuktikan bahwa kesuksesan usaha tidak hanya diukur dari capaian ekonomi, tetapi juga dari sejauh mana keberadaannya mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

Selain kontribusi dari anggota IKASMIN-SS, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari sejumlah tokoh, sahabat organisasi, dan simpatisan. Di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar, dr. Nilal Fauziah, Pimpinan Cabang BPJS Kesehatan Manado, Maulana Anshari, serta unsur Korp Adhyaksa, Kepala Kejaksaan Negeri Enrekang, Andi Fajar Anugrah Setiawan, S.H., M.H,
Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Bone di Pompanua Andy Hasanuddin, S.H, dan Yasser Arafat, S.H., (Calon Jaksa Masohi) serta Yoanda Weafandi.

Partisipasi juga datang dari Inspektur Kodau II Marsma TNI Feri Yunaldi, S.E., M.Han, Ibu Persit Kartika Chandra Kirana Emi Indra Kurnia, serta para sahabat IKASMIN-SS di Kota Manado, di antaranya Abdul Jamil dari PT Pos Indonesia KCU Manado, TJ Suherman, dan Monica, pengusaha sukses di Manado yang selama ini dikenal aktif mendukung berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Sementara itu, Ketua Tim Jum’at Berkah IKASMIN-SS, Isnaini Al Ihsan, S.H., Dt. Mangkuto Alam, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal IKASMIN-SS, menyampaikan salam dan pesan khusus dari Ketua Presidium IKASMIN-SS, Sauki Mangkuto Sutan, yang saat ini masih menjalani masa pemulihan pasca operasi.

“Atas nama Ketua Presidium IKASMIN-SS, Bapak Sauki Mangkuto Sutan, kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada seluruh donatur, relawan, dan dunsanak yang terus menjaga denyut kebaikan dalam organisasi ini. Beliau berpesan agar budaya berbagi dan kepedulian sosial terus dirawat sebagai jati diri IKASMIN-SS. Sebab sebesar apa pun organisasi dibangun, pada akhirnya yang akan dikenang adalah manfaat yang ditinggalkan untuk sesama,” ujar Dt. Mangkuto Alam.

Beliau menambahkan bahwa Program Jum’at Berkah bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan sebuah gerakan moral yang mempertemukan banyak hati dalam satu tujuan mulia: menghadirkan kebahagiaan bagi sesama dan memperkuat tali persaudaraan di rantau.

Mengusung falsafah Minangkabau “Nan Barek samo dipikua, nan ringan samo dijinjiang“, IKASMIN-SS meyakini bahwa setiap kebaikan yang dilakukan bersama akan melahirkan manfaat yang lebih besar. Sebab di balik setiap nasi dos yang dibagikan, terdapat doa-doa para donatur, ketulusan para relawan, dan harapan bagi masyarakat yang menerimanya.

Pada akhirnya, angka 280 nasi dos bukan sekadar jumlah bantuan yang tersalurkan. Ia adalah representasi dari kepedulian, persaudaraan, dan semangat gotong royong yang terus hidup dalam jiwa para perantau Minangkabau.

Dari Lapau Minang untuk Kemanusiaan, dari Rantau untuk Keberkahan.

Semoga Program Jum’at Berkah IKASMIN-SS terus menjadi mata air kebaikan yang mengalir tanpa henti, mempererat silaturahmi, menumbuhkan kepedulian sosial, dan menjadi ladang amal bagi seluruh pihak yang terlibat.

“Khairunnas Anfa’uhum Linnas” — Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *