Manifestasi Episentrum Kebaikan: Program Jum’at Berkah IKASMIN-SS Salurkan 290 Paket Nutrisi, Rajut Solidaritas Tanpa Sekat

Manifestasi Episentrum Kebaikan: Program Jum’at Berkah IKASMIN-SS Salurkan 290 Paket Nutrisi, Rajut Solidaritas Tanpa Sekat

Makassar, (26/06) – Konsistensi dalam merawat empati sosial di tengah laju dinamika perkotaan kembali diterjemahkan menjadi aksi nyata oleh keluarga besar Ikatan Saudagar Minangkabau Sapayuang Sulawesi Selatan (IKASMIN-SS). Menutup pekan akhir Juni, organisasi kemanusiaan dan profesi ini sukses mengonsolidasikan kolektif kebaikan melalui Program Jum’at Berkah (26/06), dengan mendistribusikan 290 paket nasi dos kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah Sulawesi Selatan.

Capaian ini merupakan manifestasi dari artikulasi semangat gotong royong yang kokoh. Donasi yang terhimpun tersebut bergerak secara simultan berkat kontribusi konstan para anggota IKASMIN-SS, jajaran pemilik Rumah Makan Padang, serta dunsanak perantau yang secara istiqamah menyisihkan sebagian rezekinya dalam semangat fastabiqul khairat.

Keberlanjutan program ini sekaligus membuktikan bahwa daya rekat sosial IKASMIN-SS mampu melampaui batas-batas internal paguyuban. Resonansi kebaikan tersebut memanggil kepekaan ragam figur eksternal untuk melebur dalam satu frekuensi kemanusiaan, sebagaimana kehadiran Tasjrifin M. A. Halim, S.H., M.H. selaku Kepala Kejaksaan Negeri Kotamobagu dan Andi Fajar Anugrah Setiawan, S.H., M.H. selaku Kepala Kejaksaan Negeri Enrekang, yang langkahnya menyelaras bersama dedikasi Inspektur Kodau II Marsma TNI Feri Yunaldi, S.E., M.Han., Komandan Detasemen Markas (Dandenma) Sesko TNI Kolonel Pas Frian Alfa Risdar. Serta Muhammad Ari Fadli, S.STP selaku Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Makassar.

Arus solidaritas yang mengalir tanpa sekat formalitas ini juga menghimpun kepedulian dr. Nilal Fauziah selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar serta Darwis, S.Pd., MM. selaku Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Takalar. Ekosistem kebaikan tersebut kian kokoh berkat kontribusi Koko TJ Suherman, sosok pengusaha yang dikenal memiliki rekam jejak kepedulian tinggi terhadap berbagai agenda kemasyarakatan. Rentang empati ini bahkan melintasi batas geografis hingga ke Sulawesi Utara, yang terepresentasi melalui partisipasi aktif Monica Manado serta Reza, kontraktor asal Manado yang hadir memberikan energi baru dalam pergerakan sosial periode ini.

Eksistensi gerakan filantropi yang kian mengakar ini tidak lepas dari visi luhur H. Ferry Tass, S.H., M.Hum., M.Si., Dt. Toembidjo, selaku Dewan Komite Etik & Pengawasan IKASMIN-SS, yang saat ini mengemban amanah strategis sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara. Gagasan luhur yang beliau inisiasi ini berangkat dari aksioma bahwa entitas organisasi bukan sekadar ruang eksklusif bagi para perantau, melainkan instrumen transformatif yang harus mampu melahirkan maslahat nyata bagi kemaslahatan publik secara inklusif.

Merespons antusiasme dan soliditas lintas sektor yang terus terjaga, Ketua Presidium IKASMIN-SS, Sauki Mangkuto Sutan, menyampaikan pesan penuh takzim dan apresiasi mendalam kepada seluruh elemen dermawan yang terlibat.


“Konsistensi ini adalah refleksi nyata dari keluhuran budi para donatur yang senantiasa menjaga nyala api kepedulian di tanah rantau. Kami menghaturkan rasa hormat dan terima kasih tanpa hingga atas setiap kontribusi yang diikhlaskan. Semoga manifestasi kebaikan ini dicatat sebagai amal jariyah yang multiplikatif, mempererat tali silaturahmi, serta membawa keberkahan substantif dalam kehidupan kita semua,” tutur Sauki.

Dengan memegang teguh falsafah adiluhung Minangkabau, “Nan barek samo dipikua, nan ringan samo dijinjiang,” IKASMIN-SS membuktikan bahwa perbedaan latar belakang profesi, atribut instansi, maupun domisili bukanlah pembatas, melainkan mosaik yang memperindah wajah persatuan. Sebanyak 290 paket nasi dos hari ini bukan sekadar angka statistik, melainkan 290 wujud ikatan batin yang menghubungkan keikhlasan para dermawan dengan doa masyarakat yang menerimanya.

“Dari Lapau Minang untuk Kemanusiaan, dari Rantau untuk Keberkahan.”

Khairunnas Anfa’uhum Linnas — Sebaik-baik manusia adalah mereka yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *