BELOPA (22/08) — Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Segala yang bernyawa sejatinya hanyalah musafir di bumi yang fana, menanti waktu yang telah tertulis di Lauhul Mahfudz untuk kembali ke haribaan Sang Pemilik Semesta. Langit duka kini menaungi Belopa dengan awan kepiluan yang amat pekat. Dua kuncup bunga kebanggaan Uda Agustiar, yakni sang kakak Agiska Citra Wulandari dan adiknya Silva Yani, telah dipanggil menghadap Rabbul ‘Izzati akibat kecelakaan kendaraan bermotor roda dua pada Jumat malam (21/8/2026) sekitar jam 22.00 WITA.

Derai air mata membasahi rumah duka yang beralamat di RM Citra Minang Belopa (tepat di depan Puskesmas Belopa, Palopo). Memenuhi tuntunan sunah Rasulullah ﷺ untuk menyegerakan pengurusan jenazah, jasad kedua almarhumah telah disemayamkan dengan penuh khidmat dan diantarkan ke peristirahatan terakhirnya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Belopa pada ba’da Dzuhur tadi siang.

Di balik pusara yang masih basah, terselip kisah pilu tentang ketegaran hati seorang ayah. Saat takdir memanggil kedua putrinya, Uda Agustiar tengah berada di kampung halaman di ranah Minang. Membawa rindu dan duka yang menggunung di dada, beliau bertolak pada pukul 09.00 WIB pagi tadi dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Perjalanan udara tersebut membawanya transit sejenak di Jakarta, sebelum akhirnya mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Maros. Rute panjang itu kini tengah beliau lanjutkan menembus waktu melalui jalur darat menuju Belopa, sebuah perjalanan yang pastinya terasa teramat senyap dan panjang bagi seorang ayah yang merindukan bidadari-bidadarinya.
Kepergian mendadak Agiska dan Silva menorehkan luka yang menganga, tak hanya bagi keluarga sedarah, namun juga bagi Keluarga Besar Ikatan Saudagar Minangkabau Sapayuang Sulawesi Selatan (IKASMIN-SS). Ratusan pasang tangan dari segenap pengurus dan anggota kini menengadah, melangitkan rintihan doa keselamatan ruh bagi almarhumah.
Ketua Presidium IKASMIN-SS, Sauki Mangkuto Sutan, mewakili seluruh keluarga besar paguyuban, menitipkan pesan duka yang menggugah relung jiwa:
“Segala puji bagi Allah yang menghidupkan dan yang mematikan. Sesungguhnya kita adalah titipan, dan hanya kepada-Nya jua setiap amanah akan dikembalikan. Tadi malam, dua cahaya dari keluarga sahabat kita, Uda Agustiar, telah berpulang ke pelukan Sang Maha Cahaya. Mewakili keluarga besar IKASMIN-SS, kami menghaturkan duka cita yang tak bertepi. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala menjadikan kubur ananda Agiska dan Silva sebagai taman dari taman-taman surga (raudhah min riyadhil jannah), mengampuni setiap khilaf, dan merengkuh mereka dalam derajat husnul khatimah. Untuk Uda Agustiar beserta segenap keluarga di rumah duka RM Citra Minang, semoga Allah curahkan telaga kesabaran seluas samudra, dan ketabahan sekuat karang dalam memikul ketetapan-Nya ini.”
Semoga kepulangan dua ruh yang suci ini diterima segala amal ibadahnya di sisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Allahummaghfirlahuma warhamhuma wa ‘afiha wa’fu ‘anhuma. Selamat jalan, Agiska dan Silva, damailah dalam dekapan kasih sayang-Nya di surga yang abadi.

