MAKASSAR (24/07) — Sebuah potret solidaritas dan kekerabatan yang erat kembali ditunjukkan oleh jajaran petinggi IKASMIN-SS. Dewan Komite Etik & Pengawasan IKASMIN-SS, Kolonel Inf. Indra Kurnia, S.Sos., M.Si., melakukan lawatan simpatik untuk menjenguk Ketua Presidium IKASMIN-SS, Sauki Mangkuto Sutan, yang tengah menjalani prosedur medis kemoterapi di Rumah Sakit Ibnu Sina, Kota Makassar, pada Selasa (14/7/2026) ba’da Ashar waktu setempat.
Dalam kunjungan yang sarat akan nilai persaudaraan tersebut, Kolonel Indra tidak hadir sendiri. Ia turut didampingi oleh jajaran teras pengurus IKASMIN-SS, Sekretaris Jenderal IKASMIN-SS, Isnaini Al Ihsan, S.H., Dt. Mangkuto Alam, beserta Bendahara IKASMIN-SS, Hendri Sutan Pado. Kehadiran para pimpinan ini merepresentasikan komitmen moral yang mengakar kuat di dalam struktur keorganisasian IKASMIN-SS.
Diketahui, Sauki Mangkuto Sutan saat ini harus menjalani serangkaian tahap kemoterapi secara intensif. Terapi ini merupakan tindak lanjut penanganan medis pasca-operasi yang telah dijalaninya dengan sukses beberapa bulan silam. Meski tengah berada dalam fase pengobatan klinis yang menuntut stamina ekstra, kehadiran para kolega seketika menghadirkan atmosfer hangat dan raut optimisme di wajah sang Ketua Presidium.
Bagi Kolonel Inf. Indra Kurnia, momentum kunjungan ini merupakan sebuah injeksi moril yang krusial bagi proses pemulihan.
“Kehadiran kami pada sore hari ini adalah bentuk dukungan yang konkret. Melihat langsung kondisi beliau bukan semata-mata bentuk simpati, melainkan wujud nyata dari dorongan energi dan semangat untuk Ketua Presidium IKASMIN-SS. Kami ingin memastikan beliau tahu bahwa seluruh keluarga besar organisasi berdiri tegak bersamanya dalam menghadapi proses pengobatan ini,” tegas Kolonel Indra.
Nada dukungan emosional yang mendalam juga disuarakan oleh Sekjen IKASMIN-SS, Sebagai tokoh yang dalam kapasitasnya sebagai Niniak Mamak / Penghulu Adat Minangkabau yang menyandang gelar kebesaran Dt. Mangkuto Alam, memberikan pesan yang dilandasi oleh kearifan lokal dan filosofi luhur Minangkabau.
“Dalam tatanan nilai adat, kita memegang teguh prinsip ‘barek samo dipikua, ringan samo dijinjiang’. Musibah dan rasa sakit yang tengah dialami oleh Ketua Presidium adalah keprihatinan kita bersama selaku satu keluarga besar,” tutur Dt. Mangkuto Alam dengan penuh khidmat.
Lebih lanjut, beliau memanjatkan doa untuk kesembuhan sang Ketua. “Atas nama pribadi dan organisasi, kami senantiasa bermunajat kepada Allah SWT agar proses kemoterapi ini menjadi jalan kesembuhan yang paripurna, mengangkat segala penyakit beliau, sehingga kelak dapat kembali menakhodai IKASMIN-SS dengan vitalitas dan kebijaksanaan seperti sedia kala.”
Pertemuan di ruang perawatan yang berlangsung hingga menjelang petang tersebut diharapkan mampu menjadi katalisator positif, serta memberikan eskalasi dorongan psikologis yang signifikan bagi kelancaran rehabilitasi kesehatan Sauki Mangkuto Sutan.

